Rabu, 10 Juli 2013

Pertama kali ke jogja (dalam tahun ini)

Setelah sekian lama akhirnya datang lagi ke kota jogja, dimana kota itu selalu memberikan kerinduan untuk didatangi

Bersama 2 teman pukul 10.30 WIB saya berangkat dari markass power rangers ( tempat dimana kami sering berkumpul ) menuju jogja. tidak ada yang istimewa sih dari perjalanan tersebut, yah terkecuali saat sampai di jogja nya, kami terpencar karena jalanan yang macet dan akhirnya saling berbalas sms untuk cari titik temu, sepakat ketemu di FIB UGM. Tanpa banyak kompromi langsung saya menuju ke titik temu tersebut padahal tidak tau dimanakah letak dari gedung FIB UGM (nekat yang tidak boleh ditiru). Di UGM muter-muter cari gedung FIB gak ketemu-temu tapi anehnya di pikiran saya malah nyari pom bensin untuk buang air kecil dan mandi. Emang kadang-kadang pikiran tidak sejalan dengan yang dilakukan hehehehe…

Sudah nyerah cari gedung FIB UGM, teman sms kalo titik temu pindah aja ke terminal concat (bukan tomcat) sekalian makan disitu. Karna terlalu lihai saya langsung ngebut ke tempat yang dimaksud tanpa cari info dimana letak tepatnya. Alhasil coba tanya-tanya, sesuai pepatah yang mengatakan malu bertanya sesat dijalan (aslinya emang udah sesat sih).

Destination 1 bertanya ke bapak-bapak tukang becak, dengan lantangnya bapak itu memberi ancer-ancer (gak tau bahasa indonesianya) arah menuju terminal concat. Bla bla bla bla bla mengikuti petunjuk dari bapak tukang becak itu. kampretnya sebelum ketemu lupa ancer-ancer selanjutnya…..

Destination 2 bertanya ke bapak-bapak tukang tambal ban. Dengan nada sinis bapak itu memberi tau arah mana yang harus saya ambil. Saya melanjutkan perjalanan sesuai dengan petunjuk dari bapak tadi sambil berpikir kenapa bapak itu jawab dengan sinis ? (apa mungkin dikira bapak itu saya mau nambal ban, soalnya bapak itu mendatangi saya dengan senyuman yang menggebu-gebu dan ternyata saya cuman tanya jalan). Sampailah di perempatan yang dimaksud bapak tadi, oke ini perempatan itu tapi belum juga menemukan tempat yang saya cari.

Destination 3 bertanya ke ibu-ibu sambil gendong anak. Belum sempet juga tanya ibu tersebut langusng melarikan diri, apa wajah saja terlalu kriminal sampe ibu itu kabur begitu saja tanpa mendengarkan sepatah dua kata yang keluar dari mulut ini (oke mulai lebay) -_-.

Destination 4 bertanya ke penjaga toko kelontong, tadinya berpikir orangnya kalau ngomong lemah lembut, ternyata sedang bindeng. Dijawabnya “ini lurus, ntar ada perempatan ngalor”, dalam hati bilang “modyar kwe, arah utara selatan wae rak mudeng ndi ne, iki ngalor”. Tapi yaudahlah ikutin feeling aja dan akhirnya ketemu tempatnya.

Untuk kelanjutannya bersambung ke posting berikutnya . . .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar